Jakarta - Tomasz Kuszczak melontarkan "serangan" terhadap klubnya sendiri, Manchester United. Kiper Polandia itu mengklaim dirinya diperlakukan laksana pesuruh sama The Red Devils.
Kuszczak tumbang menjadi suksesor Edwin Van der Sar dan detik ini bahkan menjadi kiper pilihan terakhir Sir Alex Ferguson, setelah David De Gea, Anders Lindegaard dan bahkan Ben Amos.
Kiper berusia 29 tahun ini amat berlimpah banyak ingin meninggalkan Old Trafford di pasaran memindahkan Januari mendatang bahan bergabung dengan grup disitribusi Championship, Leeds United yang berminat meminjamnya. Akan tetapi, MU membatalkan deal.
Keputusan itu membuat Kuszczak amat berlimpah gusar. Dia menuding Fergie tidak mempedulikan penghidupan internasionalnya yang mana Kuszczak sentral berjuang bahan mendapatkan tempatnya di skuad Polandia bahan Piala Eropa tahun depan.
"Aku telah menjadi pesuruh bahan Manchester," ucapnya di The Sun. "Aku frustrasi tapi aku tidak ingin memfitnah maupun mengkritik Ferguson, itu beda gayaku."
"Aku telah ahli terhadap Sir Alex Ferguson akhir-akhir ini. Aku berharap dia membiarkanku beranjak sebelum pasaran memindahkan Januari. Aku sejumlah terhadap dia aku ingin berlangsung dan balik ke timnas dampak Piala Eropa 2012 berdiam pandak lagi, tapi sepertinya dia tidak peduli."
"Kemungkinan kala peminjaman selama 2 bulan ke Leeds United berasal 2 pekan lago. Klub telah menghalanginya. Sepertinya tidak tersedia harapan buatku. Itu bahan mengingatkan aktivis Polandia mengenai aku - tapi aku tidak mendapat ijin bermula klub," putus harapan Kuszczak.
Kuszczak lara dampak MU telah menghalangi kepindahannya. Namun dia lagi berharap Ferguson bahan melepasnya di Januari.
"Apakah mereka melakukan itu secara jahat? Aku lara mereka bertindak demikian. Aku memiliki respek bahan Ferguson dampak bagiku, dia seorang aktivis yang hebat, tapi aku harap dia bahan melepasku di Januari," harap Kuszczak.
(dtc/rin)